“Papa, Monday kenapa pergi sih? aku kan kangen sama si Monday..”
”Monday sekarang sudah senang, sama Tuhan, nanti suatu hari kita ketemu lagi kok.. sekarang, sabar dan berdoa ya, buat Monday..”
Sepenggal percakapan diatas terjadi kira-kira 25 tahun yang lalu.. Monday adalah hewan kesayangan keluarga saya waktu itu, seekor anjing peranakan herder dengan pudel.. mmm.. sebuah kombinasi yang cukup ”ajaib”. Secara fisik, Monday seperti seekor Herder, tapi seperti di bonsai, kecil mirip pudel. Jangan tanya kemampuannya dalam menjaga rumah ya.. sekelas herder.
Monday sudah layaknya anggota keluarga kami, seperti adik, seperti sahabat. Setiap kali kami pulang ke rumah, baik papa dan mama saya, maupun saya dan adik, dia dengan bersemangat menyambut kami. Ia akan dengan serta merta mengibas-ngibaskan ekornya, dan meloncat-loncat kegirangan di depan kami. Dan ketika saya sedang berada dalam kondisi yang sedih, sepertinya ia mampu mengetahui apa yang sedang terjadi.. serta merta Monday merapatkan tubuhnya pada diri saya, seolah olah dia berkata ”hey, aku disini untuk kamu lho.. please share it with me..”. Luar biasa, instink yang dimiliki oleh hewan yang dikatakan sebagai sahabat terbaik manusia ini..
Suatu hari, Monday sakit, dan berlangsung selama 6 bulan. kita sekeluarga sedih.. dia yang biasanya berlari kesana kemari, dan menggonggong dengan keras, kini hanya tergeletak tidak berdaya di pojok ruangan, di tempat tidur kesayangannya.
Dan sampai suatu pagi.. ketika kami bangun, Monday sepertinya telah mendapatkan ”surat izin” untuk menemui Sang Pencipta, kami tidak lagi bisa mendengar suara gonggongannya yang khas, ajakan bercandanya yang bersemangat, dan kemanjaan-kemanjaannya yang lain. Benar-benar moment yang sangat menyedihkan ketika itu. Yah, sepertinya memang Monday memang ”hanya” seekor anjing, tetapi makhluk ciptaan Tuhan, yang katanya lebih rendah tingkatannya daripada kita itu, telah mampu mengajarkan hal yang disebut sebagai ”unconditional love”, mencintai tanpa syarat.. suatu hal yang belum tentu dapat dilakukan oleh semua orang..


21.39
hypnotherapytraining
0 komentar:
Posting Komentar